Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2011

Pesawat Nasa Teliti Kawah Es di Kutub Planet Merkurius

asli-unik.blogspot.comPara penyelidik misi pesawat ruang angkasa Messenger makin mengintensifkan pantauannya. Maklum, wahana milik NASA itu pada Jumat pekan lalu sukses memasuki orbit sekitar Merkurius. Alhasil Messenger menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mengorbit planet terdalam.

"Kami berharap dapat meningkatkan pemahaman terhadap salah satu planet yang jadi tetangga terdekat," kata Sean C. Solomon, penyelidik utama misi Messenger. Nama wahana penjelajah robotik ini merupakan singkatan dari Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry, and Ranging.




Wahana yang diluncurkan 2 Agustus 2004 telah menempuh penerbangan sejauh 7,9 miliar kilometer. Dia mengelilingi matahari sebanyak 15 kali dan melesat melintasi Bumi, Venus dan Merkurius serta ngebut mengejar ketertinggalannya dengan Mercurius.

Planet Mercurius sendiri berada dalam cengkeraman gravitasi Matahari. Alhasil planet yang disebut-sebut berada di tepi neraka ini, mengitari Matahari dalam setahun selama 88 hari, dengan kecepatan rata-rata 170.600 km/jam.

Menurut Sean C. Solomon, berhasil memasuki orbit Merkurius menjadi puncak dari misi."Ini adalah pencapaian terbesar Messenger hingga masuk ke orbit Merkurius," ujar Manajer Proyek Messenger Peter Bedini dari Johns Hopkins.

Menurut Peter, pencapaian ini adalah buah dari kerja keras tim navigasi, panduan dan kontrol. Tidak ketinggalan operasi misi yang memandu pesawat melakukan perjalanan sejauh 7,9 miliar kilometer.

Messenger saat ini berada di sekitar 46 juta km dari Matahari dan sekitar 155 juta km dari Bumi. Setelah mengalami pembakaran, mesin berdaya 600 newton itu akan "parkir" dalam 12 jam di orbit Merkurius.

Salah satu pertanyaan yang paling diharapkan jawabannya dari misi Messenger adalah apakah Merkurius menyembunyikan air di kawah es yang gelap?

Bulan memiliki kawah seperti ini. Memang suhu lebih dari 370 derajat Celsius memanggang wilayah khatulistiwa Merkurius. Namun suhu di kawah dekat kutub tetap pada minus 183 derajat Celcius.

"Wilayah ini tidak tersorot Matahari selama jutaan, mungkin milyaran tahun," kata Salomo. "Sangat dingin. Cukup dingin untuk menjaga air es kurun waktu geologi yang lama."

Jika semua berjalan sesuai rencana, Messenger yang parkir selama 12 jam menjadi sangat unik. Wahana ini berada di titik rendah 200 km di atas permukaan planet dan titik terjauhnya lebih dari 15.193 km.

Untuk melakukan penelitian, Messenger memuat kamera dengan lensa sudut sempit dan lebar, serta altimeter laser untuk memetakan permukaan Merkurius. Ada pula spektrometer guna menyelidiki komposisi batuan dan atmosfer planet.

Magnetometer akan mempelajari bagaimana medan magnet pada inti planet yang cair dan membentuk 60 persen massa Merkurius berinteraksi dengan angin Matahari.

Setelah mengorbit, Messenger akan kembali mengambil gambar pada 4 April. Wahana ini akan tinggal di orbit selama empat tahun.

Misinya dapat diperpanjang selama satu atau dua tahun jika anggaran NASA memungkinkan. Ketika bahan bakar habis dan tidak ada tambahan dana, pesawat ruang angkasa tersebut akan menabrak permukaan Merkurius.

Minggu, 27 Maret 2011

Ditemukan Kapak berusia 1,5 Juta Tahun

Sejumlah arkeolog menemukan peralatan zaman batu tertua di India, yang berumur hingga 1,5 juta tahun, di kawasan pra-sejarah dekat Chennai, India selatan, kata harian 'The Telegraph', yang berpusat di Kalkuta, Jumat.

Penemuan tersebut dapat mengubah pengetahuan mengenai asal nenek moyang manusia paling awal dari Afrika ke India, kata laporan tersebut.



Regu beranggotakan arkeolog asal India dan Perancis itu menggunakan dua metode penanggalan untuk menunjukkan bahwa kapak genggam dan pisau batu dari Attirampakkam tersebut setidak-tidaknya berumur 1,07 juta tahun dan dapat berumur 1,5 juta tahun, kata laporan itu.

Dalam penggalian hampir 12 tahun, arkeolog Shanti Pappu dan Kumar Akhilesh dari Pusat Sharma bidang Pendidikan Warisan Purbakala Chennai menemukan 3.528 artefak serupa dengan peralatan pra-sejarah, yang ditemukan di Asia barat dan Afrika, tambah laporan itu.

Temuan mereka akan ditampilkan dalam jurnal Amerika Serikat "Science" pada Sabtu, kata

sumber : unikaja
 
Batik memang selalu menarik untuk diolah. Sebagai kain adati dan warisan budaya, batik menjadi kekayaan sekaligus kebanggaan Indonesia. Apalagi, ketika 501 warna terlukis di atasnya sangat cantik dan menawan.

Kini, kain batik sepanjang 4X1,15 meter dengan 1001 motif dan 501 warna, berhasil memecahkan Museum Rekor (Muri) Indonesia ke-4.799.

Penyerahan rekor Muri ini dilakukan oleh Manajer Muri Paulus Pangka kepada Sidiq Managemen, Sodikin di Ballroom Hotel Phoenix, Jalan Jendral Sudirman, Yogyakarta, Sabtu (26/3/2011). 

Turut hadir dalam penyerahan tersebut Bupati Bantul Ida Samawi, Kepala dinas Pariwisata Prov DIY Tazbir, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Yulia Setyaningsih, dan beberapa pencinta batik di Solo, Pekalongan, Cirebon, dan Yogyakarta.

"Ini bukan karya saya, ini merupakan karya kita semua. Batik merupakan kekayaan khas Indonesia, kita harus selalu inovatif dalam melakukan promo batik di manapun kita berada," kata Sodiqin.

Pembuatan batik yang berlangsung selama enam bulan ini memiliki dua kesulitan. Yang paling sulit, kata Sodikin, saat melakukan pewarnaan dan membuat batik enak dipandang.

"Kita kerjakan dua orang, selama kurang lebih enam bulan," katanya.

Dengan penghargaan tersebut, Sodikin memberikan pesan kepada para pembatik untuk banyak-banyak membuat terobosan dalam menciptakan karya. "Belajar terus, ciptakan inovatif, dan jangan takut rugi," tutupnya.
 
sumber : unikaja

Rabu, 23 Maret 2011

Iklan Iklan Jadul Jaman Dahulu






yang ini Iklan penjualan kambing Jawa penghasil susu di surat kabar Pemberita Betawi 18 April 1885.


Iklan kap lampu di toko Tan Hok Goan pada surat kabar Pemberita Betawi 16 Januari 1888.









Macam Macam Pengguna Kereta Jepang



bapak2 keren banget..xixixixi....



wah komplit bener nih.. kayak kebun binatang.. pake bawa ular



meong....

Ada Kehidupan di Atmosfer Venus

Permukaan planet Venus tidak seperti Bumi yang ramah untuk makhluk hidup. Kesempatan untuk hidup di sana bahkan mendekati nol. Namun, menurut sejumlah ilmuwan, beda halnya dengan atmosfer Venus.

Menurut beberapa sumber, kemungkinan bentuk-bentuk kehidupan primitif masih beredar di antara gas-gas yang tercampur di lapisan atmosfer Venus.

Tidak berhenti di situ, para ahli mengatakan rencananya untuk misi lebih lanjut. Mereka akan melakukan semacam misi sampel untuk mengambil setiap potensi "penghuni" yang mungkin bersembunyi di sana. Demikian dilansir Daily Galaxy, Rabu 23 Maret 2011.

Selama bertahun-tahun, beberapa pesawat ruang angkasa mendekati planet tersebut dan menganalisisnya hingga batas tertentu. Namun, mereka tidak tahu banyak tentang Venus seperti halnya Mars. Planet Merah ini dipelajari ilmuwan non-stop dalam beberapa dekade terakhir.

Meski teori-teori muncul dan mulai menunjukkan ada kehidupan di Mars, Venus bisa jadi menyimpan kejutan besar bagi para ilmuwan, khususnya astrobiologist. Namun, misteri itu dinilai cukup mudah dipecahkan. Menurut ilmuwan, cukup dengan mengirimkan balon terbang ke planet itu untuk menangkap kehidupan di atmosfer Venus.

Rekonstruksi permukaan Venus berdasarkan gambar dari MagellanDi permukaan planet Venus, suhu tercatat sangat tinggi. Panasnya bahkan bisa menguapkan raksa dan mengubah timah padat menjadi genangan air. Tingkat tekanannya mencapai 20 kali lipat Bumi, sehingga bisa dipastikan bahan dan struktur kehidupan tidak mungkin ada di planet ini. Jika pun ada, kemungkinan mereka yang bertahan dengan kondisi ini sangatlah minim.

Anehnya, atmosfer Venus justru mirip dengan Bumi. Jaraknya cukup jauh dari permukaan. Awannya bahkan memiliki suhu yang sama, begitu pun tingkat tekanannya. Sejumlah studi, walaupun jumlahnya sedikit, mengatakan bahwa komposisi kimia dari awan ini sangat mirip dengan awan di Bumi sekitar miliaran tahun yang lalu.

Artinya, suasana atmosfer Venus sangat mirip dengan suasana atmosfer Bumi saat terbentuk pertama kali. Atmosfer di Venus dan Bumi sama-sama tidak mengandung asam sulfat. Ini adalah petunjuk yang menjanjikan bagi banyak orang. Bahkan, orang skeptis pun mengakui bahwa ini perlu dieksplorasi lebih lanjut secara rinci.

Terlepas dari banyak temuan yang dianalisis dari Bumi, faktanya ilmuwan merasa perlu untuk mengirim roket jarak jauh untuk mengambil sampel langsung. Hanya dengan cara ini mereka bisa memastikan bahwa kehidupan memang ada atau tidak di permukaan planet tetangga Bumi itu

sumber : vivanews.com

2019 Astronot Bisa Mendarat Di Asteroid

Sebuah pesawat NASA yang direncanakan menjadi kendaraan antar jemput ke stasiun ruang angkasa internasional (international space station - ISS) dipamerkan hari ini.

Seperti halnya pesawat biasa, pesawat komersial ini nantinya akan mengangkut para astronot yang ingin berkunjung ke stasiun ruang angkasa pulang pergi.

Pesawat itu bernama Orion. Ia akan beroperasi secara komersial setelah projek senilai US$100 miliar (setara Rp870 triliun) ini ditandatangani oleh Presiden AS Barack Obama. Jika berhasil, ISS bisa menjadi opsi tempat persinggahan baru bagi manusia saat berlibur.

Di sela pameran pesawat tersebut hari ini, NASA juga mengutarakan harapannya kalau pesawat ruang angkasa tersebut juga dapat menjalankan misi jangka panjang untuk meneliti asteroid setidaknya mulai tahun 2019. Menuju ke sana, sementara ini Orion hanya akan mendukung misi perjalanan ke ISS yang berada di atas orbit Bumi.

Untuk memfasilitasi ini, seorang ahli desain bernama Lockheed Martin membangun area ujicoba yang sangat besar di Waterton Canyon, Denver Selatan, di mana Orion bisa berlatih manuver.

Sekadar diketahui, Lockheed Martin ditunjuk sebagai kontraktor utama NASA untuk proyek Orion. Perusahaan itu mengaku telah merogoh kocek sebesar US$35 juta (setara Rp304 miliar) untuk membangun fasilitas uji coba seluas 41.000 meter persegi. Fasilitas ini disebutnya Space Operations Simulation Center.

Sejatinya, Orion merupakan bagian dari misi ke bulan yang disetujui mantan Presiden AS George W Bush senilai US$100 miliar (setara Rp870 trilun). Misi itu bernama Constellation.

Namun, tahun lalu, Presiden AS Barack Obama membatalkan misi tersebut. Pasalnya, menurut Obama, program luar angkasa tidak hanya berfokus pada teknologi roket yang lebih canggih.

Selang dua bulan, Orion kembali dioperasikan. Tidak untuk melanjutkan misi yang sama, tetapi sebagai kendaraan lepas menuju stasiun ruang angkasa.

NASA kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menambah setidaknya dua pesawat ruang angkasa lagi yang didesain terbang rendah di orbit Bumi untuk melayani jasa antar jemput ke stasiun ruang angkasa. Misi jangka panjangnya adalah untuk mendaratkan manusia ke asteroid di ruang angkasa.

Penerbangan antariksa pertama Orion diharapkan mulai tahun 2013. Sementara, misinya untuk mendaratkan manusia di atas asteroid dengan dua pesawat baru lainnya akan dimulai enam tahun kemudian

sumber: vivanews.com

Jalan Tol di Perbaiki Hanya dalam Waktu 6 Hari


Ini adalah perhatian besar bagi Jakarta jika mereka menemukan jalan tol rusak atau bahkan jalan raya karena konstruksi miskin sehingga mereka perlu diperbaiki lagi dan menggunakan pajak rakyat.

Sebuah pelajaran besar yang ditawarkan oleh Jepang untuk dunia adalah mereka bisa bertahan hidup dari bencana baru-baru ini karena mereka menyadari akan yang baik selalu dibutuhkan untuk mengembangkan orang-orang sebelum mereka mengembangkan negara mereka - sebuah pelajaran berharga bahwa Indonesia harus ambil untuk memerangi korupsi berderak dan menghambat nya pembangunan.

Gambar jurang menganga di jalan raya Jepang menunjukkan kekuatan gempa bumi 11 Maret. Sekarang kecepatan mengagumkan rekonstruksi sedang digunakan untuk menyoroti kemampuan bangsa untuk kembali pada kakinya.

Pekerjaan dimulai pada tanggal 17 dan enam hari kemudian bagian kawah di Great Kanto Highway di Naka itu seperti baru. Itu siap untuk membuka kembali lalu lintas tadi malam.


Banyak pekerja kembali ke pekerjaan mereka sehari setelah gempa dan tsunami berikutnya dan beberapa perusahaan di daerah terparah sudah dibuka kembali.

Pemulihan Jepang telah mendorong beberapa investor, termasuk Amerika Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, untuk menyatakan bahwa bencana yang telah meninggalkan 23.000 meninggal atau hilang merupakan 'kesempatan membeli' di pasar uang.

Sementara itu, ibu-ibu di Tokyo kemarin diperingatkan untuk tidak memberikan air keran untuk bayi mereka.

Mobil dengan pengeras suara berkeliling jalan-jalan ibukota setelah tingkat radiasi dari pembangkit nuklir yang rusak di Fukushima, hampir 150 mil jauhnya, mencapai lebih dari dua kali tingkat keselamatan untuk anak usia satu tahun atau kurang.

Supermarket dengan cepat dikosongkan air kemasan di banyak bagian kota. Orang tua juga diperintahkan untuk memastikan susu yang tidak berasal dari sapi di distrik Fukushima.

warga Tokyo mengatakan mereka telah tumbuh kekhawatiran tentang radiasi.

'Jika mereka mengatakan itu berbahaya bagi anak-anak karena tubuh mereka lebih kecil dan yodium berbahaya dapat terakumulasi dalam kelenjar tiroid mereka, kita dapat memahami bahwa,' kata department store 29 tahun pekerja Yasuke Harade.

"Tapi bisa kita benar-benar percaya ketika mereka mengatakan bahwa tidak apa-apa bagi orang dewasa untuk minum air? Dapatkah kita masak nasi kami di air keran, bisa kita minum teh, kopi? Mereka mengatakan bahwa kita bisa, tapi apa adalah kebenaran? "

Untuk menambah rasa takut, dua gempa kuat mengguncang pantai timur hancur kemarin, dan asap hitam mengepul sekali lagi dari pabrik lumpuh. The 'Fukushima Lima Puluh', tim karyawan yang berani bekerja di dalam pabrik, dan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air di kompleks itu diperintahkan untuk segera mengungsi.

Hal itu tidak diketahui ketika upaya-upaya untuk mengembalikan mekanisme pabrik pendingin akan restart. menakut-nakuti itu menyusul laporan bahwa sejumlah kecil radiasi telah melakukan perjalanan sejauh Islandia.

sumber : kompas